Home > Automation, Pendidikan > OLE for Process Control (OPC)

OLE for Process Control (OPC)

OLE kepanjangan dari Object Lingking and Embedding. Adalah teknologi yang memungkinkan programmer dari aplikasi berbasis windows dapat membuat program yang dapat menampilkan objek dari program aplikasi lain dan memungkinkan pemakai menyunting objek melalui aplikasi berbasis windows tersebut.

Pada OLE ada dua jenis hubungan yaitu: Linking dan Embedding. Linking merupakan yang membentuk hubungan antara kedua aplikasi. Sedangkan jika ada perubahan data, data tersebut akan diperbaharui dikedua aplikasi secara langsung yang melakukan adalah fungsi tersebut adalah Embedding

Sistem operasi Windows memiliki banyak standard komunikasi antar proses nya. Semisal Dynamic Linked Library, Dynamic Data Exchange(DDE), Windows Clipboard, Windows API dan Visual Basic Control (VBX). Berbeda dengan yang disebutkan diatas, OLE menyajikan protokol komunikasi berdasar orientasi objek.

OPC (OLE for Process Control) adalah OLE yang didesain untuk menjembatani berbagai aplikasi berbasis Windows dengan perangkat keras maupun lunak untuk kontrol proses. OPC dikembangkan oleh industri otomasi sebagai suatu standar terbuka yang menjelaskan tentang komunikasi data real time dari plant antar perangkat kontrol yang diproduksi oleh manufaktur yang berbeda.

Sebelum OPC ditemukan, setiap perangkat kontrol memerlukan driver yang spesifik agar dapat berkomunikasi dengan aplikasi client yang membutuhkan data dari perangkat keras kontrol tersebut. Hal ini menjadi tidak efisien ketika perangkat yang digunakan di plant sangat banyak dan berasal dari manufaktur yang berbeda
OPC memberikan satu standardisasi komunikasi yang berlangsung antara perangkat dengan aplikasi sehingga client tidak perlu lagi mendefinisikan format komunikasinya sendiri-sendiri untuk masing-masing perangkat yang berbeda manufaktur. Standardisasi yang dilakukan OPC adalah pada perangkat lunaknya, bukan pada alatnya sehingga tidak perlu dilakukan perubahan fisik pada perangkat keras. Dengan adanya satu standar yang ditawarkan oleh OPC, visualisasi, analisis, dan reporting data dapat dilakukan dengan lebih efisien, seperti terlihat Gambar 2.18

(a) (b)
Gambar 2.18 (a) Antarmuka tanpa OPC, (b) Antarmuka dengan OPC

Standar komunikasi yang ditawarkan oleh OPC ini, kemudian berkembang dan tidak saja digunakan untuk menangkap data atau informasi yang ada di plant dan ditransfer ke aplikasi client yang membutuhkan saja, tetapi OPC memberikan beberapa standar lain untuk menangani berbagai masalah spesifik yang masih berhubungan dengan kontrol proses seperti penyimpanan data, manajemen alarm, dan lain-lain.

Sumber : Tugas Akhir Penulis

Advertisements
  1. January 9, 2012 at 00:43

    kalau kurang jelas, silahkan download di http://digilib.its.ac.id/detil.php?id=15884&q=nur%20muhlis ,, dan kalau masih kurang lengkap silahkan hub saya, nanti saya email.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: