Home > Agama Islam > 15 Petunjuk Memilih Suami

15 Petunjuk Memilih Suami

Oleh : Drs. M. Thalib

01. Beragama Islam

Allah berfirman dalam beberapa ayat berikut:

“…Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang yang beriman” (Q.S. An-Nisaa’ : 141)

 “Hai orang-orang yang beriman, apabila datang berhijrah kepadamu perempuan-perempuan yang beriman, hendaklah kamu uji (keimanan) mereka. Allah lebih mengetahui keimanan mereka. Jika kamu telah mengetahui bahwa mereka (benar-benar) beriman, janganlah kamu kembalikan mereka kepada (suami-suami mereka) orang-orang kafir. Mereka tiada halal bagi orang-oarang kafir itu; dan orang-orang kafir itu tiada halal pula bagi mereka…” (Q.S.Al-Mumtahanah : 10)

 “…Mereka tiada henti-hentinya memerangi kamu sampaimereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran) seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad diantara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (Q.S. Al-Baqarah : 217)

 “…Janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mu’min) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mu’min lebih baik daripada orang musyrik walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke syurga dan ampunan dengan izin-Nya…” (Q.S. Al-Baqarah : 221)

 02. Taat Beragama dan Baik Akhlaqnya
Disebutkan dalam Hadits sebagai berikut:

“Bila datang seorang laki-laki yang kamu ridhai agama dan akhlaqnya, hendaklah kamu nikahkan dia, karena kalo engkau tidak mau menikahkannya, niscaya akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang meluas.” (H.R. Tirmidzi dan Ahmad)

03. Menjauhi Kemaksiatan

Allah berfirman dalam QS At-Tahiriim Ayat 6 :

“Hai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah atas perintah Allah kepada mereka dan selalu taat pada apa yang diperintahkan.”

Disebutkan juga dalam hadits berikut :

“Tiga golongan yang Allah haramkan masuk syurga yaitu : peminum minuman keras, orang yang durhaka terhadap ibu bapaknya, dan orang yang berbuat dayyuts yang menanamkan perbutan dosa kepada keluarganya.” (H.R. Nasa’i)

 04. Kuat Semangat Jihadnya

Allah berfirmaan dalam surat Q.S. Ath-Thuur ayat 21 :

“Orang-orang yang beriman dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.”

05. Dari Keluarga Yang Shalih

Disebutkan dalam Hadits berikut :

Dari Rifa’ah bin Rafi’, sesungguhnya Nabi SAW bersabda kepada ‘Umar RA : “Kumpulkan kaummu kepadaku”, lalu ia kumpulkan mereka. Setelah mereka tiba di depan pintu Nabi SAW, ‘Umar masuk kepada beliau, lalu ujarnya: “Kaumku sudah kukumpulkan kepada Tuan”. Orang-orang Anshar mendengar kejadian ini, lalu mereka berkata: “Wahyu telah turun tentang Quraisy”. Sesaat kemudian datanglah orang-orang yang mendengar dan menyaksikan apa yang diucapkan kepada mereka, lalu Nabi SAW keluar kepada mereka seraya sabdanya: “Apakah ada orang lain di tengah kalian?” Mereka menyahut: “Ada, di tengah kami ada teman-teman setia kamu, keponakan-keponakan kami, dan maula-maula (keluarga dekat) kami”. Nabis SAW bersabda: “Teman-teman setia kita, keponakan-keponakan kita, dan maula-maula kita adalah bagian dari kita sendiri. Harap kalian dengarkan bahwa orang-orang yang menjadi teman-teman dekatku diantara kalian adalah orang-orang bertaqwa; jika kalian seperti mereka, kalian termasuk golongan tersebut; jika tidak, kalian harus pikirkan, sebab pada hari qiamat kelak orang lain akan datang kepadaku dengan membawa amal-amal mereka, tetapi kalian datang dengan membawa bekal lain, lalu kalian ditolak…”(H.R. Bukhari, Hadits Hasan)

06. Taat Kepada Orang Tuanya
Disebutkan dalam Hadits berikut:

Dari Mu’awiyah bin Jahimah, sesungguhnya Jahimah berkata: “Saya datang kepada Nabi SAW, untuk minta izin kepada beliau guna pergi berjihad, namun Nabi SAW bertanya: “Apakah kamu masih punya ibu bapak (yang tidak bisa mengurus dirinya)?”. Saya menjawab: “Masih”. Beliau bersabda: “Uruslah mereka, karena syurga ada di bawah telapak kaki mereka”.”(H.R. Thabarani, Hadits hasan)
Disebutkan pula dalam Hadits berikut:

Dari Ibnu ‘Umar RA ujarnya: “Rasulullah SAW bersabda: “Berbaktilah kepada orang tua kalian, niscaya kelak anak-anak kalian berbakti kepada kalian; dan peliharalah kehormatan (istri-istri orang), niscaya kehormatan istri-istri kalian terpelihara”.”(H.R. Thabarani, Hadits hasan)

07. Mandiri dalam Ekonomi

Rasulullah SAW bersabda :

“Hai golongan pemuda, barangsiapa di antara kamu ada yang mampu (untuk membelanjai) kawin, hendaklah ia kawin, karena kawin itu akan lebih menjaga pandangan dan akan lebih memelihara kemaluan, dan barangsiapa belum mampu kawin, hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu ibarat pengebiri”(H.R. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

08. Kualitas Dirinya Setaraf atau Lebih Baik

Disebutkan dalm Hadits berikut :

“Manusia itu ibarat barang tambang, ada yang emas dan ada yang perak. Mereka yang terbaik pada zaman Jahiliyah, tetap terbaik pula pada zaman Islam, asalkan mereka memahami agama.”(H.R. Bukhari)

09. Dapat Memimpin

Allah berfirman dalam Q.S. An-Nisaa’ ayat 34 :

“Laki-laki adalah pemimpin kaum wanita, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian lainnya dan karena mereka telah membelanjakan sebagian harta mereka…”

10. Bertanggung jawab

Allah berfirman dalam Q.S. Al-Qashash ayat 26:

“Salah seorang dari kedua wanita itu berkata: ‘Ya bapakku, ambillah ia sebagai orang yang bekerja (pada kita), karena sesungguhnya orang yang paling baik yang engkau ambil untuk bekerja (pada kita) ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya.'”

11. Bersifat Adil

Disebutkan dalam Hadits berikut :

Dari Nu’man bin Basyir ra, bahwa ayahnya membawanya kepada Rasulullah saw, lalu ia bercerita kepada beliau: “Aku berikan kepada anakku ini salah seorang budakku untuk dijadikan pelayannya.” Rasulullah saw bertanya: “Apakah semua anakmu engkau beri semacam ini?” Jawabnya: “Tidak.” Rasulullah saw bersabda: “Kalau begitu batalkanlah.” Dalam riwayat lain disebutkan: Rasulullah saw bertanya: “Apakah terhadap semua anakmu kamu berlaku seperti ini?” Jawabnya: “Tidak.” Beliau bersabda: “Takutlah pada Allah; dan berlaku adillah kepada anak-anakmu!” Ayahku lalu membatalkannya dan dia menarik kembali sedekahnya….(H.R. Bukhari dan Muslim)

12. Berperilaku Halus

Disebutkan dalam Hadits-Hadits berikut:

Dari Abu Huraihah ra,ujarnya: Rasulullah saw bersabda: “Nasihatilah para wanita itu baik-baik, karena wanita itu diciptakan dari tulang rusuk; dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah yangteratas. Jika engkau berlaku keras dalam meluruskannya, engkau akan mematahkannya. Akan tetapi, jika engakau biarkan dia, tentu akan tetap bengkok. Oleh karena itu, berikanlah nasihat baik-baik kepada para wanita.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

 Rasulullah saw bersabda:

“Orang mu’mim yang paling baik imannya yaitu yang paling baik akhlaqnya; dan orang yang paling baik di antara kamu yaitu orang yang sangat baik kepada istrinya.” (H.R. Bukhari)

 13. Tidak Kikir

Disebutkan dalam Hadits berikut:

Dari ‘Aisyah, ujarnya: Susungguhnya Hindun datang kepada Nabi saw, lalu berkata: “Wahai Rasulullah, Abu Sufyan adalah orang yang kikir dan tidak mau memberikan belanja yang cukup untukku dan anakku sehingga terpaksa aku mengambil dari hartanya tanpa sepengetahuannya.” Beliau bersabda: “Ambillah sekedar cukup untuk dirimu dan anakmu dengan wajar!” (H.R. Bukhari, Muslim, Ahmad, Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)

 14. Tidak Lemah Syahwat

Disebutkan dalam Hadits berikut:

‘Umar bin Khattab berkata tentang suami yang lemah syahwat: ” Dia diberi tempo satu tahun. Jika dapat sembuh, (perkawinannya bisa diteruskan); dan jika tidak, mereka boleh diceraikan dan istrinya mendapatkan mahar dan harus ber’iddah.” (H.R. Baihaqi)

15. Senang Berketurunan dan Subur

Disebutkan dalam Hadits berikut:

“Kawinlah kalian, karena aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian kepada umat-umat lain; dan janganlah kalian seperti pendeta-pendeta Nasrani.” (H.R. Baihaqi)

Advertisements
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s